Cara Menanam Bayam Merah Hidroponik

Bagaimana cara menanam bayam merah hidroponik? Tentunya kalau menggunakan metode hidroponik, banyak ya jenisnya. Misalnya metode wick, entah itu memakai botol bekas atau baki hidroponik, sistem DFT atau air mengalir dalam atau sistem NFT, aliran nutrisi tipis.

Untuk kali ini, cara menanam bayam merah hidroponik yang akan saya bagikan adalah dengan sistem NFT. Karena jujur saja, saya sudah cocok dengan sistem ini. Karena wilayah saya di dataran rendah, hidroponik NFT bisa memberikan apa yang saya butuhkan. Nanti, di bagian akhir ada dokumentasi bayam merah yang sudah saya tanan. Atau kalau mau lihat videonya bisa melihatnya di bawah ini.

Ok Selain itu, omong – omong soal tanaman hidroponik,  bayam merah merupakan tanaman wajib yang harus ada dikebun kita. Karena bayam merah bergizi tinggi dan panennya cepat. Seingat saya, tidak sampai satu bulan kita sudah bisa memanennya. Cepat kan?

Kelebihan bayam merah hidroponik

bayam merah hidroponik sistem NFT yang sudah siap panen

Apa bedanya antara bayam merah yang ditanam secara hidroponik dan tidak hidroponik? Dari segi kualitas nutrisi, saya kira tidak ada perbedaan yang jauh. Antara bayam merah hidroponik ataupun di tanah sama saja.

Akan tetapi, dengan sistem hidroponik, terutama NFT, bayam merah memiliki kelebihan antara lain:

  1. Tanaman bayam merah lebih bersih. Hal ini karena tanaman tidak terkena cipratan tanah, entah itu saat hujan atau penyiraman.
  2. Bayam merah yang di tanam secara hidroponik NFT, pertumbuhannya lebih cepat.

Saya juga sudah pernah menanam bayam merah di polybag. Kita bisa bandingkan nanti, lebih cepat mana antara hidroponik dan pakai media tanah. Lalu untuk kesimpulannya, silahkan diputuskan sendiri.

Tahapan cara menanam bayam merah hidroponik

Seperti menanam bayam merah secara hidroponik pada umumnya. Tahapan dari cara menanam bayam merah hidroponik kurang lebih adalah sebagai berikut:

  1. Menyiapkan media tanam. Saya menggunakan rockwool. Media tanam ini yang paling mudah dan efisien.
  2. Membeli benih bayam merah.
  3. Menyemai benih di rockwool.
  4. Pindah tanam bibit bayam merah ke media pembesaran atau modul hidroponik yang kita miliki.
  5. Menjaga dan mengontrol kualitas air nutrisi.
  6. Mengendalikan hama pengganggu.

Saya akan menjabarkan langkah – langkah di atas. Sesuai apa yang saya alami saja. Sedetail mungkin akan saya sampaikan, jadi silahkan lanjut untuk baca.

Menyiapkan media tanam

Kita harus memotong rockwool yang bentuknya masih slab menjadi ukuran yang lebih kecil. Silahkan potong rockwool menjadi ukuran dadu 2,5 cm x 2,5 cm. jumlahnya sesuaikan dengan lubang tanam yang kita miliki.

Kemudian kita basahi rockwool tadi dengan air. Tingkat kebasahannya dikira – kira saja. Jangan sampai terlalu kering atau terlalu basah (bacek).

Membeli bibit bayam merah

Saya kira untuk bibit tidak terlalu  menjadi masalah. Kita bisa dengan mudah mendapatkan benih bayam merah ini.

Kita bisa pakai benih bayam merah dari Haira Seed, panah merah, Know You Seed atau yang lainnya.

Untuk kualitas, sepertinya tidak berbeda jauh antar satu merek dan merek yang lainnya.

Yang terpenting, benih belum kadaluarsa. Benih kadaluarsa tingkat kecambahnya akan lebih rendah. Ini bisa repot dan menghambat kelancaran berkembun bayam merah.

Misalnya seperti ini. Kita menghendaki dalam satu rockwool bisa tumbuh 5 batang bayam merah. Maka ketika menyemai bibit bayam, kita harus melebihkan jumlahnya. Misalnya kita isi 10 biji benih bayam merah.

Persoalannya, dalam satu kotak rockwool, ada yang hanya tumbuh setengah bahkan kurang dan ada yang tumbuh semua. Yang tumbuh semua akan membuat dalam satu lubang tanam menjadi sangat rapat.

Kalau sudah terlalu rapat, pertumbuhannya ada yang kalah, ini pasti. Karena satu tanaman yang lebih tinggi, akan menaungi tanaman di sekitarnya, sehingga yang ternaungi tidak mendapat sinar matahari yang cukup.

Akhirnya, ketika yang besar – besar ini sudah bisa di panen, yang ternaungi tetap saja kecil. Akhirnya bayam merah yang dipanen tidak seragam besarnya.

Selain itu, benih yang kaduarsa kadang perkecambahan benih tidak serentak. Ada selisih hari dimana benih mulai berkecambah.

Menyemai benih bayam merah di rockwool

Ini mungkin belum banyak yang melakukan. Biasanya menyemai dengan membuat lubang pada rockwool kemudian benih di masukkan. Saya mencoba cara lain yang lebih mudah.

Ok, langsung saja.

Rockwool sudah dipersiapkan terlebih dahulu ya. Kemudian basahi rockwool secukupnya.

Setelah itu, tebar benih bayam merah di permukaan rockwool basah. Jumlah benihnya secukupnya, jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit.

Kemudian, tekan – tekan benih dengan ujung jari. Sehingga, setengah dari bagian benih bisa masuk ke dalam rockwool.

Setelah itu, tutup dengan plastik hitam dan simpan di tempat gelap. Kita tidak perlu lagi mengontrol kelembapan rockwool. Karena dengan ditutup dan disimpan, kelembapannya akan awet.

Setelah minimal 1,5 hari, cek perkembangan bayamnya. Kalau sudah berkecambah, ambil plastiknya dan simpan di tempat terang.

Jangan sampai telat memeriksanya. Kalau telat setengah hari saja, benih bayam akan mengalami etiolasi dan pertumbuhannya kurang bagus.

Langkah selanjutnya adalah merawat semaian bibit bayam tersebut. Yaitu dengan:

  • Menempatkan di tempat yang terkena sinar matahari, boleh langsung boleh tidak. Asal sinar tidak terlalu terik.
  • Menjaga kelembapan rockwool jangan sampai kekeringan. Karena sudah ditempat terbuka, angin dan sinar matahari membuat rockwool cepat kering.
  • Jaga semaian bayam merah dari hewan pengganggu. Misalnya laba – laba, cicak atau ayam.

Dalam satu minggu, semaian bayam merah sudah bisa dipindah tanam ke modul hidroponik.

Pindah tanam bayam hidroponik

Pindah tanam baiknya memang dilakukan kalau bayam sudah mempunyai daun sejati. Tapi, kalau mau dipindah lebih cepat juga tidak masalah.

Menjaga dan mengontrol kualitas air nutrisi

Setelah dipindah ke modul hidroponik, tugas kita selanjutnya adalah mengatur pH dan ppm larutan nutrisi.

Saya selalu mengatur pH nutrisi hidroponik di angka 5,5 – 6,5. Kalau misalkan ada meleset sedikit paling diangka maksimal pH 7,5. Sangat jarang sekali pH berada di bawah 5,5.

Kalau untuk ppmnya, saya orangnya sangat fleksibel dalam mengatur tingkat ppm air nutrisi. Awal – awal biasanya saya hanya memberi ppm antara 500 – 700 ppm. Baru setelah jalan sekitar 10 hari, ppm saya tingkatkan di angka 1000 – 1200 ppm.

Seperti itu ya, semakin besar ukuran daunnya akan semakin cepat air nutrisi habis. Sering – seringlah memeriksanya. Jika perlu menambah air, maka segera di tambah.

Yang perlu diperhatikan, dengan menambahkan air baru, maka pH dan ppm juga akan berubah. Jangan kelupaan untuk mengatur pH dan ppm nya kembali.

Mengendalikan hama pengganggu

Hama pengganggu untuk bayam merah tidaklah sebanyak tanaman – tanaman lain. Misalnya pakcoy, sawi, brokoli, cabai, terong, dan tomat.

Seringnya hama yang menyerang bayam merah adalah belalang. Tapi ini kasus yang terjadi di kebun saya.

Selain itu, keberadaan hama pengganggu bayam merah ditentukan oleh jenis tanaman di sekitarnya. Karena hama tersebut bisa berpindah dan menyerang bayam merah.

Hal ini sangat dimungkinkan, karena rata – rata hama menyukai daun muda. Daun muda dari bayam juga bisa menjadi sasaran empuk bagi mereka.

Panen  bayam merah hidroponik

Bayam merah bisa dipanen pada usia tiga minggu. Atau ketika daunnya sudah cukup besar dan lebar. Seperti ini misalnya.

bayam merah hidroponik sistem NFT yang sudah siap panen

Cara memanennya bisa langsung di cabut saja, kalau pakai sistem hidroponik. Pengalaman kalau hanya dipotong, tunas berikutnya tumbuhnya kurang maksimal.

Beda kalau di tanah. Bisa di potong untuk ditumbuhkan tunasnya yang baru.

Meskipun begitu, bibit – bibit tanaman sekarang ini tidak di muliakan untuk hal demikian. Bayam merah optimal untuk di panen secara cabut bukan di potong.

Itu pendapat saya.

Saya kira cara menanam bayam merah hidroponik ini cukup ya. Semoga cukup jelas dan bisa berguna.

Silahkan kirimkan komentar kalau ada saran dan masukan. Terima kasih.

Foto cara menanam bayam merah hidroponik

cara menanam bayam merah hidroponik dari penyemaian

Ini adalah proses penyamaian. 0 HSS.

cara menanam bayam merah hidroponik contoh benih bayam merah yang sudah siap pindah tanam

10 HSS. Kalau Mau dirinci penyemaian sekitar 3 hari. Kemudian bayam merah di tempatkan di tempat terang. Sekitar 7 Hari, tampilannya seperti itu.

pindah tanam pada 11 HSS.

 

Bayam Merah 12 HSS

cara menanam bayam merah hidroponik usia 13 hss

Bayam Merah 13 HSS

Bayam Merah 14 HSS

16 HSS

 

18 HSS

19 HSS

21 HSS

26 HSS

26 HSS

bayam merah hidroponik yang sudah siap panen

29 HSS dan Saatnya Panen                                                                                                                                                                                    

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *