Pakcoy Hidroponik NFT – Wick Dataran Rendah Dengan Hamanya

Seputar sayuran pakcoy

Sayuran pakcoy termasuk dalam sayuran sawi – sawian. Termasuk dalam kategori sayuran daun. Meskipun batangnya juga enak untuk dimakan.

Pakcoy ini lebih terkenal dengan nama sawi sendok. Karena daunnya lebih lebar dari batangnya dan membentuk cekungan seperti sendok.

Secara ukuran daun pakcoy dewasa tidak benar – benar sebesar sendok. Lebarnya daun lebih mendekati centong nasi. Kecuali kalau menanamnya mengalami ketidaknormalan, daunnya akan benar – benar sebesar sendok.

Bahkan jika pakcoynya super, ukuran daunnya bisa sampai sebesar piring ukuran kecil.

Tapi butuh lingkungan tanam yang sangat bagus untuk bisa mendapatkan hasil yang super tersebut.

Pakcoy bisa ditanam di daerah dataran rendah sampai dataran tinggi. Sama – sama bisa tumbuh dengan baik. Tapi, dataran tinggi tingkat perkembangannya lebih unggul.

Hal ini karena di dataran tinggi biasanya suhunya tidak terlalu panas, kelembapannya juga tinggi.

Pakcoy yang terkena sinar matahari dengan intensitas yang sangat tinggi, akan layu pada siang hari.

Ini normal jika pada sore hari, daunnya segar kembali.

Layunya pakcoy tersebut karena respon terhadap lingkungan yang suhunya sangat tinggi. Kelembapan daerah disekitar tanaman rendah.

Laju penyerapan air oleh akar tanaman tidak mampu untuk mengatasinya, sehingga untuk mengurangi penguapan mereka layu.

Makanya, dalam budidaya pakcoy secara hidroponik, biasanya diberikan naungan paranet untuk mengurangi intensitas matahari yang diterimanya.

Pakcoy ini sayuran dengan kaya vitamin dan mineral. Kandungan mineralnya sangat tinggi. Tapi kandungan airnya juga mendominasi. Dari 100 gram pakcoy, 95 persennya adalah air.

Kandungan nutrisi pakcoy dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Kandungan nutrisi dari 100 gram pakcoy

Energi54 kkal
Karbohidrat2,2 gram
Serat makanan1 gram
Lemak0,2 gram
Protein1,5 gram
Vitamin A243 mikro gram
Vitamin B10,04 mg
Vitamin B20,07 mg
Vitamin B30,5 mg
Vitamin B50,09 mg
Vitamin B60,19 mg

Vitamin B966 mikrogram
Vitamin C45 mg
Vitamin K46 mikrogram
Kalsium105 mg
Besi0,8 mg
Magnesium19 mg
Mangan0,16 mg
Potasium252 mg
Sodium65 mg
Air95,3 gram

Oleh karena itu, sayuran ini sangat mudah layu kalau penyimpanannya kurang bagus. Pemanenan sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sore hari.

Sebelum disimpan, menyemprot daun – daunnya akan memperlama kesegarannya.

Selain kandungan gizi yang sangat bagus, pakcoy juga mengandung senyawa alami yang bernama glucosinolates. Senyawa ini katanya bisa mencegah kanker.

Tapi dalam jumlah banyak, bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Jangan berlebihan.

Dengan demikian, jangan ragu jika ingin menanam pakcoy di rumah. Banyak manfaatnya.

Bisa menanamnya di pot atau hidroponik.

Kalau saya lebih menyukai hidroponik. Seperti yang akan saya tunjukkan caranya di bawah ini.

Pakcoy hidroponik

Pakcoy sangat mudah untuk ditanam secara hidroponik. Mulai dari yang sistem sederhana seperti wick sampai NFT atau rakit apung.

Dengan keunggulan dan kelemahan masing – masing, pakcoy tetap bisa tumbuh dengan bagus.

Di artikel ini saya akan membagikan tentang bagaimana cara saya menanam pakcoy secara hidroponik. Dari sistem nft dan wick.

Sistem DFT sudah lama saya tinggalkan. Karena hidroponik DFT kurang pas kalau dipakai di dataran rendah (panas).

Berikut langkah – langkah dalam menanam pakcoy hidroponik.

1 . Persiapan alat dan bahan untuk penyemaian pakcoy

Alat dan bahan yang dibutuhkan adalah:

  • Media tanam. Bisa rockwool atau sekam bakar. Rocwool nanti bisa dipakai untuk sistem nft atau wick. Kalau sekam bakar hanya untuk sistem wick saja.
  • Bibit rocwool. Bisa ambil bibit dari panah merah atau yang lainnya. Harganya sekitar 10 ribu dengan isi sekitar 500 biji.
  • Alat potong. Untuk memotong rockwool menjadi ukuran kecil – kecil. Rocwool bisa dipotong menjadi ukuran yang sehemat mungkin. Potongan rocwool 2 cm x 2 cm atau 2 cm x 1 cm masih ok. Tidak mengganggu pertumbuhannya.
  • Kain flanel untuk sistem wick (sumbu).
  • Nutrisi hidroponik AB Mix.
  • Netpot.

Saya anggap untuk pH meter dan EC/TDS meter sudah punya. Begitu juga dengan pH up dan pH down.

2. Penyemaian pakcoy hidroponik

Sebelum biji ditabur ke media, ada yang melakukan treatmen terlebih dahulu dan ada yang tidak.

Kalau pakai treatment, biji pakcoy dibasahi terlebih dahulu dan dibungkus dengan kain atau tisu yang dibasahi. Setelah satu – dua hari, hanya pakcoy yang sudah pecah biji yang ditabur ke media tanam.

Kalau saya, langsung dari bungkus saya tebar ke media tanam. Untuk mengatasi biji yang tidak tumbuh atau tumbuh kerdil, saya lebihkan jumlah yang saya tebar.

Menurut saya itu lebih praktis. Tapi kalau untuk skala industri, lebih boros.

Satu potongan rockwool atau satu lubang tanam diisi satu pakcoy. Bagaimana mungkin pakcoy yang sebesar itu bisa tumbuh normal berhimpitan dalam lubang tanam yang sempit.

Hasilnya kurang cantik dan tidak bagus.

Setelah bibit masuk ke media tanam, basahi dengan air, tutup dan simpan ditempat yang teduh. Sirami setidaknya 2 kali sehari. Kontrol juga jangan sampai media tanam menjadi becek.

Kemudian dalam waktu 2 – 3 hari biji pakcoy akan berkecambah. Segera langsung tempatkan pada lokasi yang mendapat sinar matahari langsung. Supaya tidak mengalami etiolasi.

semaian pakcoy hidroponik ditempatkan terkena sinar matahari

Penyiraman masih terus dilakukan untuk menjaga media tidak kering. Jadi akar pakcoy masih bisa berkembang dan memanjang.

Selanjutnya adalah pindah tanamnya.

3. Pindah tanam pakcoy hidroponik

Pindah tanam bisa dilakukan setelah daun sejati sudah muncul. Tidak harus ketika ada 2 daun sejati dan 2 daun lembaga.

Saya sering memindah tanam ketika daun sejati baru saja mau muncul. Alias masih kuncup. Dan tidak ada gangguan dengan pertumbuhannya.

Pindah tanam sistem NFT.

Untuk sistem NFT, pindah tanam pakcoy bisa dilakukan dengan atau tanpa netpot. Tanpa netpot berarti pakcoy dan medianya (rockwool) bisa ditaruh langsung ke modul hidroponiknya.

pindah tanam pakcoy hidroponik nft tanpa netpot

Tanpa netpot perkembangan akarnya menjadi lebih bagus daripada pakai netpot. Karena bisa menyebar pada luasnya aliran air pada modul.

Saya pernah mendapati akar pakcoy yang memutar membentuk lingkaran mengisi bagian dasar netpot.

Pindah tanam sistem wick.

Kain flanel atau sumbu, harus kita lipat jadi dua. Ujung flanel masuk ke dalam air media nutrisi. Dan ujungnya mengapit media tanamnya (rockwool).

Prinsipnya, semakin banyak sumbu yang menempel pada media tanam, maka akan semakin banyak air yang bisa diserap oleh media tanam.

Persoalan pindah tanam sistem wick adalah akar tanaman yang belum panjang.

Dengan memberi jarak 1 – 2 cm antara permukaan air dan media tanam, itu adalah bencana.

Saya sering mengalami kasus dimana akar menjadi kering karena kapilaritas sumbu flanel tidak mampu mencukupi kebutuhan air untuk akar.

Memang tanaman tidak sampai mati, tapi akar yang rusak akan membuat pertumbuhan menjadi lebih lama.

Solusinya, ketika baru saja pindah tanam sistem wick, permukaan air nutrisi harus menyentuh media tanam.

Tidak akan membuat tanaman menjadi busuk. Asalkan tanaman sudah hidup dan mendapat sinar matahari.

4 . Mengatur larutan nutrisi pakcoy

Saya anggap cara untuk melarutkan AB Mix sudah bisa ya. Kalau belum bisa dilihat di artikel ini.

Cara melarutkan nutrisi AB mix.

Sebelum itu, kita harus mengatur terlebih dahulu pH air bakunya terlebih dahulu.

Di perkotaan air sumur, sumur artetis dan PDAM pHnya sangat tinggi. Bisa mencapai pH 8,5.

Untuk itu, kita perlu menurunkan pH air bakunya terlebih dahulu. Caranya dengan menambahkan asam nitrat (HNO3) atau asam sulfat (H2SO4).

Sayuran daun lebih utama kalau pakai asam nitrat dan asam sulfat. Sedangkan sayuran buah, lebih bagus kalau asam fosfat.

Tambahkan sedikit – demi sedikit sampai pH air baku di angka sekitar 6. Harus punya pH meter.

mengatur air baku hidroponik

Setelah itu, tambahkan pekatan B terlebih dahulu. Aduk sampai sampai larut baru ditambah pekatan A.

Atur kepekatan nutrisi antara 800 ppm – 1400 ppm.

Kalau saya lebih menyukai patokan penggunaan Nilai EC nya. Yaitu asal tidak melebihi 3 miliSiemen/s, sayuran daun tidak akan terbakar.

Nilai amannya adalah 2,5 mS/s. Ini untuk sistem NFT.

Kalau untuk wick, yang airnya tidak mengalir, Nilai EC 2,5 mS/s bisa membuat daunnya terbakar. Kalau di ubah ke ppm nilainya sekitar 1400 ppm.

daun pakcoy hidroponik sistem wick yang terbakar

5 . Perawatan pakcoy hidroponik

Menanam tanaman dengan hidroponik malah membutuhkan perawatan yang lebih banyak daripada menanam di tanah.

Perawatan pakcoy hidroponik yang diperlukan adalah sebagai berikut:

  1. Mengontrol berkurangnya jumlah air.
  2. Mengontrol tingkat kepekatan nutrisi.
  3. Mengontrol hama.

Jika daun tanaman hidroponik masih kecil – kecil, berkurangnya air jumlahnya tidak seberapa.

Jika tanaman semakin besar, maka air akan tersedot lebih banyak. Penambahan air nutrisi diperlukan setiap harinya.

Apalagi untuk sistem NFT. Pengurangan air tidak hanya dari terserap oleh tanaman saja. Aliran air yang tipis dan bergerak terus menyumbang penguapan air yang cukup besar.

aliran tipis air nutrisi pada hidroponik nft

Terlebih lagi jika hidroponik berada di dataran rendah.

Sekitar 50 titik tanam pakcoy yang hampir panen, setiap harinya air berkurang sekitar 10 – 15 liter.

Ketika air berkurang, maka kepekatan nutrisi juga menjadi lebih tinggi. Karena berkurangnya air oleh penguapan, hanya menguapkan air saja. Unsur – unsur mineral tertinggal.

Jumlah mineral yang tersisa namun dengan air yang lebih sedikit, maka kepekatan menjadi lebih tinggi. Pengontrolan terhadap pH dan kepekatan harus dilakukan setiap hari.

Berbeda dengan sistem wick. Pengurangan jumlah air karena penguapan cukup rendah karena larutan nutrisi berada dalam wadah yang cukup tertutup.

Penyumbang terbesar berkurangnnya air hidroponik sistem wick adalah karena terserap oleh tanaman itu sendiri.

Bertanam dengan sistem hidroponik bukannya tanpa hama. Hama tetap ada sama seperti pertanian pada umumnya.

Hama yang paling sering saya temui saat menanam pakcoy hidroponik adalah:

  • leaf miner
  • laba – laba

Leaf miner itu sebenarnya adalah larva dari serangga yang sedang bertumbuh dengan memakan jaringan dalam daun.

Ia hidup dan berada dalam daun. Kemudian memakannya dan membentuk jalur seperti jalur pertambangan.

Jika jalur yang termakan cukup luas, maka daun akan kehilangan banyak klorofil dan menguning serta kering.

Larva leaf miner ini bisa berasal dari lalat, capung, dan serangga kecil – kecil jenis lainnya.

Serangga – serangga kecil ini sulit dikontrol karena kadang mereka meletakkan telurnya pada malam hari. Apalagi, hidroponik dalam keadaan terbuka tanpa insect net.

Daun pakcoy menjadi sasaran empuk karena kandungan proteinnya cukup tinggi. Apalagi yang muda. Sehingga menjadi habitat yang sangat bagus untuk makanan larva serangga.

Cara mengatasinya adalah daun yang sudah terserang leaf miner di ambil dan dibuang. Kalau saya itu saja.

Laba – laba juga sangat mengganggu.

Mereka akan membuat sarang di bagian bawah daun pakcoy. Mungkin mereka juga bertelur di sana.

Ketika anakan ini menetas, mereka akan memakan daun pakcoy. Daun pakcoy yang dimakan laba – laba akan menjadi tipis dan menerawang.

Tidak hanya itu, ketika membuat sarang, jaring laba – laba akan menarik daun bagian bawah. Sehingga daun menjadi mingkup atau ngelunthung.

Hasilnya pakcoy tidak bisa mekar dan terlihat kurus – kurus.

Sulit untuk mengendalikan laba – laba tanpa membangun bangunan dengan insect net. Laba – laba sangat gesit dan sulit untuk ditangkap. Saya 10 kali percobaan penangkapan hanya 1 – 2 kali yang berhasil.

Pakcoy layu di siang hari

sebenarnya ini bukan termasuk dari hama. Tapi bisa mempengaruhi perkembangan daun pakcoy.

Tanaman sayuran daun hidroponik yang layu di siang hari itu wajar. Kalau terkena sinar matahari dengan intensitas yang sangat tinggi. Dan kelembapan yang rendah.

Kalau di pegunungan, siang hari pun terasa sejuk karena kelembapan di sana cukup tinggi. Baru setelah kita pulang ke rumah, kulit akan terasa terbakar.

Ibarat orang kerja, pakcoy yang sedang layu itu berarti tidak menghasilkan apa – apa kecuali untuk bertahan hidup.

Artinya tidak ada cadangan energi yang bisa disimpan untuk perkembangan dan pertumbuhannya. (ketika pas layu). Energi yang diperoleh dari fotosintesis habis digunakan untuk mengimbangi panas tinggi yang diterimanya.

Al hasil pertumbuhan pakcoy menjadi lebih lambat. Karena hanya bisa menyimpan hasil fotosintesis dari sinar matahari pagi dan sore. Yang intensitasnya tidak terlalu tinggi. Itupun kalau tidak terhalang tembok atau pepohonan.

Hal ini bisa disiasati dengan memberikan naungan paranet di atas pakcoy hidroponik. Atau ketika siang, daun bisa disirami denga sprayer lembut untuk membahasi.

mengatasi layu pakcoy hidroponik siang hari

Penyiraman pada siang hari ini cukup ampuh. Tapi harus sering – sering. Pasti Anda tidak punya waktu seperti saya untuk itu.

Repotnya penyiraman ini adalah, kalau pakai air sumur atau pdam, daun pakcoy akan terdapat bercak putih hasil endapan kapur dari air penyiraman.

Tidak bagus dong! Pastinya.

Sedang jika menggunakan air isi ulang, biayanya mahal.

6. Saatnya panen pakcoy hidroponik

Pakcoy bisa dipanen ketika sudah pantas untuk dipanen. Kalau saya sekitar 5 minggu. Ada yang 4 minggu bisa panen kalau lokasinya bagus.

saatnya panen pakcoy hidroponik

Karena tempat saya hanya mendapat sinar matahari hanya sekitar 5 – 6 jam saja. Jadi terpaksa pemeliharaan lebih lama.

Kalau lokasi bisa kena sinar matahari full dari jam 6 pagi sampai jam 5 sore, wah itu istimewa.

Panen pakcoy bagusnya dilakukan pagi atau sore hari.

Silahkan dikemas atau diplastiki jika ingin. Apalagi yang ada rencana untuk dijual.

panenan pakcoy hidroponik dataran rendah hasil pakcoy hidroponik dataran rendah

Kalau untuk dikonsumsi sendiri, cukup diwadahi plastik biasa saja dan disimpan di lemari pendingin.

Seperti itu saja, tidak perlu yang ribet – ribet.

Saya kira cukup sekian, sharing saya tentang pakcoy hidroponik. Semoga bisa bermanfaat.

Referensi

[1] https://en.wikipedia.org/wiki/Bok_choy

Mungkin Anda juga menyukai

2 Respon

  1. Afrizal berkata:

    Mantap sekali penjelasannya mas 👍
    Mau tanya, untuk pencampuran nutrisi AB mix knapa harus larutan B dulu? Apakah ada pengaruh kualitas untuk larutan nutrisinya mas? Terima kasih, salam hidroponik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *