Menanam Kangkung Hidroponik Sederhana Siapapun Bisa Berhasil

Kangkung hidroponik

Apa alasan yang kuat untuk kita menanam kangkung hidroponik? Ok, Nanti dulu untuk soal menanamnya.

kangkung hidroponik sederhana

Kenapa harus mengkonsumsi sayur kangkung?

Bisa saja kita konsumsi sayur seperti pakcoy, selada, caisim, kaylan, brokoli, sawi pagoda dan sayur – sayur keren lainnya?

Lalu, apa sebenarnya kelebihan kangkung jika dibandingkan dengan sayur lainnya?

Semua sayur itu baik. Karena sebagai sumber vitamin dan mineral penting yang sangat diperlukan bagi tubuh.

Tapi dari segi jumlah vitamin dan mineralnya, kangkung merupakan salah satu sayuran yang jumlahnya tertinggi diantara sayuran lainnya.

Perbandingan kandungan gizi kangkung bisa dilihat pada tabel di bawah ini.[1]

SayurEnergi (kkal)Protein (gr)Lemak (gr)Karbohidrat(gr)Serat Kasar (gr)
Kangkung 503,30,7 10,0 2,0
caisin 251,3 0,1 5,8 2,5
Bayam 232,9 0,4 3,6 2,2
petsai 161,2 0,2 3,2 1,2
Pak choi 131,5 0,22,2 1,0
Andewi171,3 0,2 3,4 3,1
Asparagus 202,2 0,1 4,02,1
Paprika Hijau 200,9 0,2 4,61,7
Paprika merah 311,00,3 6,32,1
Brokoli 342,80,4 6,6 2,6
Wortel 410,90,2 9,62,8
Seledri 160,70,2 3,4 1,6
Labu Siam 190,8 0,14,5 1,7
Labu Kuning 161,2 0,23,31,1
Selada 151,40,2 2,81,3
Lobak 160,7 0,1 3,51,6

Itu adalah kandungan gizi beberapa sayur dari jumlah per 100 gramnya.

Jika kita bandingkan, ternyata kangkung memiliki protein dan karbohidrat yang paling besar.

Apakah ini benar? Bisa jadi.

Tapi tidak ada salahnya juga kalau kita membandingkan kandungan gizi dari kangkung dengan sumber lainnya.

Bisa saja nilainya berbeda. Karena kita tidak mengetahui bagaimana data dikumpulkan.

Apakah kandungan gizi dari kangkung di atas diambil dalam 100 gram kering, setengah kering atau segar. Who knows?

Mari kita lihat saja, kandungan gizi kangkung yang dikeluarkan oleh USDA Nutrient Database.

NutrisiJumlah
Energi19 kkal
Karbohidrat3,14 gram
Lemak0,2 gram
Protein2,6 gram
Vitamin A3,15 mikro gram
B10,03 mg
B20,1 mg
B30,9 mg
B50,141 mg
B60,096 mg
B957 mikro gram
Vitamin C55 mg
Kalsium77 mg
Besi1,67 mg
Magnesium71 mg
Mangan0,16
Fosfor39 mg
Kalium312 mg
Natrium113
Seng0,18 mg

Manapun data gizi yang kita pakai, tetap saja kangkung adalah sayur yang sangat baik.

Sekarang, mari kita ke bagaimana supaya mudah untuk mendapatkannya.

Kualitas kangkung yang sangat bagus ternyata dihargai sangat rendah di pasaran. Dari beberapa sayur yang ada, kangkung dan bayam adalah yang harganya termurah.

Mungkin dikarenakan stoknya yang melimpah dipasaran. Karena menanamnya sangat mudah. Baik itu secara konvensional ataupun secara hidroponik.

Selain itu, kangkung juga mudah tumbuh dan memiliki masa panen yang relatif lebih singkat.

Yaitu hanya sekitar 3 minggu setelah tanam. Jika sinar matahari bagus, dan kondisi tanah subur.

Alternatif media tanam selain tanah yang subur adalah dengan menanam kangkung secara hidroponik.

Dengan cara hidroponik, maka media akan selalu terjaga kesuburannya. Karena media yang subur adalah media yang mampu menyediakan unsur hara setiap saat kepada tanaman.

Menanam kangkung hidroponik sederhana

Di sini saya akan menunjukkan cara untuk menanam kangkung hidroponik sederhana saja.

Kenapa sederhana? Karena supaya menghemat biaya produksi. Dan hasilnya hanya untuk konsumsi sendiri.

Jika ingin dijual, maka penanaman kangkung hidroponik sebaiknya dilakukan pada sistem NFT atau rakit apung.

Dengan kedua sistem hidroponik tersebut, produksi kangkung hidroponik lebih bisa tertarget.

Saya akan share bagaimana saya menanam kangkung hidroponik sederhana pada botol bekas dan di baskom.

Kangkung hidroponik botol bekas

Kangkung hidroponik sederhana yang pertama adalah dengan botol bekas.

Alat dan bahan yang dibutuhkan adalah:

  1. Botol air mineral 1,5 liter atau botol susu uht 1 liter.
  2. Bibit kangkung.
  3. Rocwool.
  4. Netpot.
  5. Nutrisi AB mix dan
  6. Air baku.

Antara botol air mineral dan botol susu UHT, saya lebih memilih botol uht kalau ada.

Karena kemasan susu ini lebih tebal dan di bagian dalam terdapat lapisan foil sedangkan luarnya adalah kertas.

Daripada botol air mineral yang dari plastik, kemasan uht lebih baik dalam mengisolasi panas dari lingkungan.

Pertama – tama yang harus dilakukan adalah menyemai bibit kangkungnya terlebih dahulu.

bibit kangkung hidroponik sederhana

Bibit kangkung saya pakai yang dari panah merah. Saya beli yang kemasan kecil, harga 11 ribuan berisi sekitar 500 benih kangkung.

Potong rocwool kecil – kecil. Ukurannya antara 2,5 cm x 2,5 cm.

Basahi rockwool dan kemudian lubangi untuk masuknya bibit kangkung. Satu potong rockwoll bisa untuk 5 benih kangkung.

Jumlah ini untuk netpot dengan diameter 5 cm. Jika memakai netpot gelas air mineral atau yang ukurannya lebih besar, jumlah kangkung per netpotnya bisa lebih banyak.

Setelah bibit masuk ke netpot kemudian tempatkan pada tempat yang gelap. Jangan lupa untuk disirami 1 atau 2 kali dalam sehari.

Jika bibit dan kelembapan bagus, maka dalam 2 hari biji kangkung akan mulai berkecambah. Kemudian pada hari ke 3 dan 4 daun lembaga akan mulai muncul.

Setelah itu, semaian kangkung harus dipindah ke tempat yang mendapat sinar matahari langsung. Supaya kangkung tidak mengalamai etiolasi.

Bersamaan dengan penyemaian kangkung, kita bisa menyiapkan wadah atau media kangkung hidroponik ini.

Botol UHT lebih mudah dalam menyiapkannya daripada botol air mineral.

Pertama, cuci terlebih dahulu sisa – sisa susu yang masih tersisa. Susu yang sudah habis langsung segera dicuci dalamnya. Ini lebih mudah untuk membersihkannya daripada botol uht yang sudah lama.

Kemudian lubangi. Bisa pakai hole saw, pisau, gunting atau cutter. Yang penting netpot bisa masuk.

Saatnya pindah tanam.

Pindah tanam bisa dilakukan saat kangkung sudah memiliki 2 daun sejati.

Kalau saya tidak harus. Ketika pucuk daun sejati sudah muncul, kadang saya sudah melakukan pindah tanam. Ternyata juga pertumbuhan kangkung baik – baik saja.

Masukkan semaian kangkung ke netpot. Kemudian netpot dimasukkan ke lubang yang sudah kita buat tadi.

Jangan lupa sebelumnya air nutrisi sudah diisikan terlebih dahulu. Dan harus dipastikan, dasar netpot harus menyentuh permukaan larutan nutrisi, karena ini tidak memakai sumbu (wick).

Mengenai kepekatan nutrisi, saat awal pindah tanam bisa kita beri 600 ppm terlebih dahulu.

Baru minggu ke 2 dan seterusnya ppm bisa kita naikkan ke 1000 – 1200 ppm.

Yang perlu diperhatikan dalam kangkung hidroponik botol bekas ini adalah:

  • Ketika kangkung sudah agak besar, konsumsi air akan sangat cepat. Pengecekan ketinggian larutan nutrisi harus lebih sering.

Dari hasil panen yang saya dapatkan, ternyata hasil dari kangkung hidriponik botol bekas susu uht ini lumayan juga.

Perkembangannya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

kangkung hidroponik botol bekas

kangkung hidroponik botol bekas

kangkung hidroponik botol bekas

kangkung hidroponik botol bekas

kangkung hidroponik sederhana botol bekas

Pada bagian akar terlihat cukup putih bersih. Artinya, akar mendapatkan cukup oksigen dari larutan nutrisi.

akar kangkung yang baik

akar tanaman hidroponik yang baik dan bagus

Atau dengan kata lain, suhu larutan nutrisi tidak terlalu tinggi.

Kangkung hidroponik di baskom

Selain di botol bekas, kangkung hidroponik sederhana juga bisa kita tanam di media baskom.

Tepatnya bukan baskom, tapi bakul nasi yang dari plastik.

Kelebihannya adalah lebih praktis karena kita menanam dengan padat tebar yang cukup tinggi.

Lebih hemat karena bisa dilakukan dengan atau tanpa media tanam seperti rockwool.

Ok, langsung saja. Alat dan bahan yang kita perlukan adalah sebagai berikut:

  1. Bakul nasi plastik.
  2. Baskom.
  3. Rockwool (bisa pakai bisa tidak).
  4. Nutrisi AB Mix daun KAWA-D.

Bakul nasi plastik bentuknya seperti ini.

kangkung hidroponik sederhana baskom

Tidak harus bakul nasi sih. Mau pakai nampan atau apapun juga boleh. Prinsipnya adalah pada bagian bawah terdapat lubang – lubang kecil yang ukurannya lebih kecil dari biji kangkung.

Supaya bijinya tidak mbrosot atau mbrojol jatuh semua. Maka dari itu, semisal telaten mau buat sendiri juga bisa.

Kemudian untuk baskomnya. Prinsip dari baskom adalah sebagai sumber air nutrisi untuk kangkungnya.

Ukuran baskom harus sedikit lebih besar daripada bakul nasinya. Bakul nasi harus bisa masuk sebagian ke dalam baskom.

Kebetulan kalau saya menggunakan ember cat bekas yang ukuran 5 kg. Dan posisi antara bakul plastik dan ember catnya adalah seperti ini.

kangkung hidroponik sederhana baskom

Bakul nasi pada bagian dasarnya bisa masuk sedalam 2 cm di permukaan ember.

Selanjutnya adalah penyemaian biji kangkungnya.

Biji kangkung bisa disemai langsung di bakul. Sebarkan secara merata biji kangkung di baskom.

menyemai kangkung di baskom

Kemudian secara berkala disiram dengan semprotan untuk menjaga kelembapan. Misalnya 2 – 3 kali sehari. Supaya kelembapan terjaga lebih lama, biji bisa ditutup dengan kain basah dan ditempatkan di tempat yang teduh.

Ini dilakukan secara teratur dan kontinyu sampai biji kangkung berkecambah.

Resiko yang kemungkinan terjadi adalah, biji tidak akan tumbuh secara serempak. Ada yang tumbuh lebih cepat dan ada yang menyusul belakangan.

Atau dengan cara ini.

Biji direndam dalam air selama 12 jam. Kemudian biji dibungkus dengan kain yang basah.

imbibisi biji kangkung hidroponik

Kain dijaga kelembapannya dengan cara disiram secara berkala.

Bungkusan tadi, di simpan atau ditempatkan di tempat yang teduh.

Setelah 2 hari, biji akan mulai berkecambah.

Biji yang sudah berkecambah dipindah ke baskom.

Setelah proses ini benih terus diberi penyiraman, jangan sampai kekeringan.

Kangkung yang sudah tumbuh, baskom atau ember bisa diberi air. Air bisa diberi nutrisi bisa tidak.

Kalau diberi nutrisi langsung, jangan tinggi – tinggi dulu ppm nya. Beri antara 300 – 500 ppm.

Ingat, air tidak boleh menggenang. Biji yang belum pecah sempurna bisa busuk kalau terendam air.

Air ini hanya sebagai pancingan, supaya ketika akar kangkung tumbuh ke bawah, langsung tercelup air.

Dengan demikian, ujung akar tidak kering dan bisa terus memanjang.

Nanti setelah semua daun lembaga mekar sempurna, silahkan bagian dasar bakul dibuat menempel dengan permukaan nutrisi.

Asalkan kangkung mendapat sinar matahari, akar tidak busuk dan bisa terus memanjang ke bawah.

Selanjutnya adalah perawatan seperti biaya, yaitu:

  • Menempatkan kangkung di tempat yang terkena sinar matahari.
  • Mengontrol jumlah air nutrisi. Jika akar masih pendek dan jarak antara permukaan nutrisi jauh dari dasar bakul, air nutrisi ditambah.
  • Menambah air nutrisi supaya jangan sampai kehabisan. Terutama ketika kangkung sudah agak besar. Karena padat tebar yang tinggi, kebutuhan air sangat banyak.

Seperti itu cara menanam kangkung hidroponik secara sederhana. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

kangkung hidroponik baskom

Ini adalah kangkung yang saya tanam. Usianya baru sekitar 5 hari setelah tanam. Nanti perkembangannya akan saya update.

Bisa juga lihat videonya di channel youtube saya di bawah ini.

Kangkung Hidroponik NFT

Sistem hidroponik NFT bisa memberikan pertumbuhan yang lebih baik untuk kangkung yang ingin ditanam secara hidroponik.

Tapi yang perlu diperhatikan adalah:

  • Pompa harus menyala 24 jam. Ukuran akar dari kangkung itu cukup besar – besar. Ketika pompa mati selama beberapa jam, maka ujung akar akan mati dan berwarna coklat.
  • Debit atau volume aliran juga harus tinggi. Akar yang lebih besar membutuhkan debit yang lebih banyak. Aliran air yang terlalu tipis tidak mampu untuk merendam akar kangkung secara sempurnya. Akibatnya akar kangkung kurang berkembang. Berbeda dengan bayam, selada dan pakcoy.

Ini ada beberapa dokumentasi yang pernah saya ambil selama menanam kangkung hidroponik sistem NFT.

kangkung hidroponik nft

kangkung hidroponik nft

Pertumbuhannya memang sedikit lebih cepat dan bagus – bagus. Kalau dilihat akarnya juga sangat memuaskan.

akar kangkung hidroponik nft

Warna putih bersih meskipun ditanam di dataran rendah.

Kangkung hidroponik NFT dengan Kawa-D

Ini adalah update penanaman kangkung hidroponik yang saya lakukan menggunakan sistem NFT.  TUjuannya untuk menguji formula AB mix terbaru. Sekalian promosi juga.

abmix kawa-d

Tidak perlu banyak tulisan yang perlu saya sampaikan lagi. Karena semua pasti sudah tahu bagaimana menanam kangkung secara hidroponik.

Hal inti yang saya lakukan adalah:

  • pakai nutrisi AB Mix Kawa-D
  • Media tanam pecahan batu bata
  • ppm sekitar 1000 ppm
  • ph larutan nutrisi dipertahankan 5,5 – 6,8.

Sebagai media tanam, batu bata dan genting tanah saya pecahkan menjadi ukuran yang kecil – kecil. Alasannya pakai ini tidak lain karena rocwool saya habis.

Ternyata hasilnya lebih bagus daripada rockwool. Karena lumut tidak banyak tumbuh pada media tanamnya.

Langsung saja ke dokumentasi gambar – gambar yang sempat saya ambil.

ini adalah kondisi awal ketika saya pindah tanam pada tanggal 13 mei 2020. Sudah ada daun sejati sebanyak 2 helai. TUjuan saya supaya kangkung bisa lebih tinggi dari netpot sehingga kangkung bisa mendapat sinar matahari lebih lama.

tanggal 21 mei 2020

23 mei 2020

26 mei 2020

28 mei 2020

28 mei 2020

29 mei 2020

Panen pada tanggal 29 mei 2020

 

Referensi

[1] Tenriawaru, Ceceng. 2016. Pengaruh Pemberian Limbah Hijauan Kangkung Pada Level Yang Berbeda Terhadap Kualitas Telur Ayam Ras. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin Makassar.

Mungkin Anda juga menyukai

2 Respon

  1. Bahar berkata:

    Saya sdh 2x Taman kangkung hidroponik sistem nft layu dan mati stlh pindah tanam akar tidak tumbuh, nutrisi 400-500 ppm,pH 7, indoor krn diluar sgt panas 40′ c lebih gimana solusi nya terima kasih

    • kalwadzani berkata:

      Bagaimana kalau tetep dibuat outdoor saja, tapi pakai shading paranet. Tandon nutrisi disembunyikan dari sinar matahari langsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *